Kamis, 23 Juni 2022

Mbak Yayuk, si Urban Legend Kampus UGM

 



Mbak Yayuk, si Urban Legend Kampus UGM

TRIBUN855 - Selain sekolah, kampus sering menyimpan banyak cerita horor di dalamnya. Salah satu kisah yang sangat populer adalah kisah Mbak Yayuk di Universitas Gadjah Mada. Di universitas tersebut ada seorang urban legend bernama Mbak Yayuk.

Hantu ini sudah diketahui oleh seluruh mahasiswa UGM. Karakternya sering terlihat pada malam hari. Anehnya, Mbak Yayuk selalu terlihat oleh siapa saja, baik itu CCTV maupun mahasiswa yang masih berada di kampus pada malam hari.

Namun, sebenarnya sosok hantu ini tidak terlalu menakutkan. Karena dia memiliki penampilan yang biasa saja seperti mahasiswa pada umumnya. Namun yang membuatnya terlihat menakutkan adalah matanya yang kosong dan juga wajahnya yang selalu terlihat pucat.



Menurut beberapa sumber, Mbak Yayuk adalah seorang mahasiswi yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri karena judul skripsinya ditolak oleh dosennya.


Lampor



 



Lampor

TRIBUN855 - Kisah-kisah sufi menjelang magrib juga banyak beredar di kalangan masyarakat Kabupaten Temanggung di Jawa Tengah. Beberapa waktu lalu, pengguna Tiktok ramai membicarakan urban legend bernama Lampor.

Beberapa orang percaya bahwa lampor adalah hantu yang membawa peti mati terbang yang datang untuk menangkap orang. Sifatnya muncul menjelang magrib, sehingga masyarakat Temanggung memilih berdiam diri di rumah ketimbang beraktivitas di luar.


Setelah penculikan, korban tidak akan bisa kembali. Bahkan jika mereka bisa kembali dengan selamat, mereka akan pusing atau gila. Kehadirannya ditandai dengan datangnya angin kencang yang bertiup dari arah selatan.




Kisah misterius tentang Lampor dibuat beberapa waktu lalu menjadi sebuah film yang dibalut dengan cerita seram tentang karakter Lampor. Lampor digambarkan sebagai sosok hitam besar dengan peti mati terbang di belakangnya.



Bus Hantu Jurusan Bekasi – Bandung

 


Bus Hantu Jurusan Bekasi – Bandung

TRIBUN855 - Kisah horor berikut ini berasal dari kisah yang tersebar beberapa waktu lalu di dunia maya. Kisahnya tentang bus hantu yang menimpa pemilik Instagramhebosto dan diunggah ulang oleh pemilik akun Twitter @spookycici.

Dalam cerita ini menceritakan tentang seorang hebosto yang naik bus dari Bekasi ke Bandung pada malam hari. Awalnya, dia merasa biasa saja saat naik bus. Namun setelah beberapa saat ia merasa ada yang tidak beres dengan bus tersebut. Dia melihat semua orang di bus memiliki wajah pucat dan tiba-tiba tercium bau busuk.

Hingga akhirnya ia memutuskan untuk merekam suasana di dalam bus menggunakan smartphone miliknya. Namun, hasilnya mengejutkan. Dalam rekaman tersebut, tidak ada seorang pun yang muncul di dalam bus kecuali pemilik ponsel.

Bahkan, dia melihat semua kursi di bus itu penuh penumpang. Kemudian dia akhirnya memutuskan untuk tetap diam dan menunggu bus mencapai tujuannya.


KKN Desa Penari

 


KKN Desa Penari

Seorang pengguna Twitter di tahun 2019 membuat heboh dengan kisah seramnya. Ia menceritakan kisah nyata yang dialami sejumlah mahasiswa yang sedang mengerjakan KKN (Kelas Kerja Nyata). Kecelakaan itu terjadi 10 tahun lalu dimana 2 orang anggota KKN menghilang secara misterius.

Dikatakan, tim KKN mengambil lokasi desa Penari sebagai tempat mereka melakukan kegiatan. Di tengah eksekusi, mereka menemukan kejadian misterius yang tidak bisa dijelaskan dengan akal sehat.

Diyakini cerita tersebut berasal dari daerah Jawa Timur yaitu di Kabupaten Bondowoso yang selama ini terkenal dengan beberapa cerita seramnya. Namun, apakah situs tersebut adalah Bondowoso masih menjadi perdebatan hingga saat ini karena banyak netizen yang menyangkalnya.


Wewe Gombel

 


Wewe Gombel


TRIBUN855 - Wewe gombel adalah cerita hantu tertua di Indonesia yang masih ada sampai sekarang. Masyarakat percaya bahwa hantu ini adalah seorang wanita yang bunuh diri setelah membunuh mantan suaminya.

Wanita itu tidak dapat memiliki anak, dan suaminya berselingkuh dengan wanita lain, yang membuatnya tidak berpikir dua kali untuk membunuhnya. Diyakini berasal dari daerah Gumbel (Semarang) yang digunakan sebagai tempat pembunuhan pada masa kolonial.

Waktu kedatangan Wewe gombel biasanya sebelum matahari terbenam karena mereka akan menculik anak-anak yang keluar rumah. Anak-anak akan dibawa ke dunia lain karena dianggap tunawisma.

Dari legenda ini, orang tua suka melarang anaknya keluar rumah saat matahari terbenam karena bisa diculik oleh wewe gombel. Namun, di balik mitos tersebut, ada pesan bagi para orang tua untuk selalu mengawasi dan merawat anaknya agar tidak bepergian ke tempat-tempat berbahaya.




Kuyang

 




Kuyang

TRIBUN855 - Kisah horor Indonesia lainnya datang dari pulau Kalimantan bernama Kuyang. Karakternya menyerupai manusia pada siang hari dan berbaur dengan masyarakat, namun pada malam hari ia berubah menjadi hantu yang menakutkan.


Dia berhasil melepaskan kepalanya dari tubuhnya. Tak hanya itu, kepala bisa terbang bersama dengan organ organ dalam seperti jantung, hati, dan usus. Saat terbang, cahaya merah seperti api muncul mengikutinya dari belakang.


Ia memiliki taring di kanan dan kiri mulutnya. Dipercaya bahwa Kuyang adalah hantu yang suka meminum darah ibu hamil atau ibu baru, serta darah bayi yang baru lahir. Agar korban tidak curiga, Koyang biasanya mampu mengubah dirinya menjadi kucing atau burung.



Pasar Hantu di Gunung Lawu

 


Pasar Hantu di Gunung Lawu

TRIBUN855 - Mendaki gunung merupakan kegiatan yang menyenangkan, namun apa jadinya jika menjadi cerita yang menakutkan. Gunung Lawu merupakan gunung yang terletak di wilayah perbatasan antara Karanganyar (Jawa Tengah) dan Magetan (Jawa Timur) yang banyak digunakan sebagai objek pendakian.

Namun, Gunung Lawu bukanlah gunung biasa karena banyak pendaki yang menemui kejadian mistis di sana. Sejumlah peristiwa mistis sering dijumpai, seperti keberadaan pasar di lereng Gunung. Sangat aneh karena jarang ada pasar di daerah pegunungan.

Namun pasar yang dimaksud adalah pasar hantu, yaitu pada 5 tanjakan terakhir melewati Candi Cetho. Penduduk setempat percaya bahwa jika seseorang melewati pasar hantu dan mendengar suara pedagang bertanya, "Apa yang ingin kamu beli?" Pendaki harus menjawab pertanyaan itu.



Jika ada yang dipersembahkan, harus ditolak dan apa yang ada di sekitarnya diambil sebagai batu. Setelah itu, pendaki juga harus membuang uangnya ke sumber suara, jika tidak maka ia akan mengalami kesialan selama berada di Gunung Lau. Beberapa pendaki yang melanggar pantangan ini dikabarkan tersesat dan diculik ke dimensi lain.